ARTIFICIAL INTELLIGENCE(Kecerdasan Buatan)
19/04/2010 3 Komentar
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) didefinisikan sebagai kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas buatan. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer.
Definisi :
- Awalnya komputer difungsikan sebagai alat hitung.
- Seiring dengan perkembangan jaman, komputer diharapkan dapat diberdayakan untuk mengerjakan segala sesuatu yang dikerjakan oleh manusia.
- Manusia bisa pandai menyelesaikan masalah karena mempunyai pengetahuan, penalaran dan pengalaman
- Agar komputer bisa bertindak seperti dan sebaik manusia, maka komputer harus diberi bekal pengetahuan dan mempunyai kemampuan menalar.
- AI merupakan salah satu bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia.
AI dilihat dari berbagai sudut pandang :
- Sudut pandang Kecerdasan : mesin menjadi ‘cerdas’ (mampu berbuat apa yang dilakukan oleh manusia)
- Sudut pandang Penelitian : studi bagaimana membuat agar komputer dapat melakukan sesuatu sebaik yang dilakukan oleh manusia.
Domain penelitian :
- Mundande task
- Persepsi (vision & speech)
- Bahasa alami (understanding, generation & translation)
- Pemikiran yang bersifat commonsense
- Robot control
- Formal task
- Permainan/games
- Matematika (geometri, logika, kalkulus, integral, pembuktian)
- Expert task
- Analisis finansial
- Analisis medikal
- Analisis ilmu pengetahuan
- Rekayasa (desain, pencarian, kegagalan, perencanaan, manufaktur)
- Sudut pandang Bisnis : kumpulan peralatan yang sangat powerful dan metodologis dalam menyelesaikan masalah-masalah bisnis
- Sudut pandang Pemrograman : studi tentang pemrograman simbolik, penyelesaian masalah (problem solving) dan pencarian (searching).
Aplikasi AI memiliki 2 bagian utama, yaitu :
- Basis Pengetahuan (Knowledge Base) : berisi fakta-fakta, teori, pemikiran dan hubungan antara satu dengan lainnya.
- Motor Inferensi (Inference Engine) : kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengalaman.
Gambar 1. Penerapan Konsep AI di Komputer
Sejarah AI :
- 1950-an, Alan Turing mengusulkan tes untuk melihat bisa/tidaknya mesin memberikan respon terhadap serangkaian pertanyaan (agar mesin dapat dikatakan cerdas)
- Istilah “Artificial Intelligence” dimunculkan oleh John McCarthy (MIT), tahun 1956 pada Dartmouth Conference. Dalam konferensi itu juga didefinisikan tujuan AI, yaitu mengetahui dan memodelkan proses-proses berpikir masunia dan mendesain mesin agar dapat menirukan kelakukan manusia tersebut.
- Beberapa program AI periode 1956-1966 :
- Logic Theorist, untuk pembuktian teorema matematik
- Sad Sam (oleh Robert K.Lindsay, 1960), program yang dapat mengetahui kalimat sederhana dalam bahasa Inggris dan memberikan jawaban dari fakta yang didengar dalam sebuah percakapan.
- ELIZA (Joseph Weizenbaum, 1967), progra untuk terapi pasien dengan memberikan jawaban.
Lingkup AI pada Aplikasi Komersial
1. Sistem Pakar (Expert System)
Komputer memiliki keahlian untuk menyelesaikan masalah dengan meniru
keahlian yang dimiliki oleh pakar.
2. Pengolahan Bahasa Alami (Natural Languange Processing)
Diharapkan user dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan
bahasa sehari-hari
3. Pengenalan Ucapan (Speech Recognition)
Melalui pengenalan ucapan, diharapkan manusia dapat berkomunikasi
dengan komputer menggunakan suara.
4. Robotika dan Sistem Sensor (Robotics & Sensory Systems)
5. Computer Vision
Menginterpretasikan gambar atau obyek-obyek tampak melalui komputer
6. Intelligence Computer – aided Instruction
Komputer digunakan sebagai tutor yang dapat melatih dan mengajar.
7. Game Playing Perkembangan selanjutnya adalah kemunculan Fuzzy Logic
(1965) dan Terminologi Genetika (John Halland, 1975).
Kecerdasan Buatan vs Kecerdasan Alami
| Kecerdasan Buatan | Kecerdasan Alami |
| - bersifat permanen- lebih mudah diduplikasi dan disebarkan- lebih murah- konsisten
- dapat didokumentasi - lebih cepat - dapat mengerjakan pekerjaan lebih baik |
- cepat mengalami perubahan- proses transfer dari manusia satu ke lainnya membutuhkan proses yang lama- lebih mahal karena tidak jarang harus mendatangkan orang untuk suatu pekerjaan- sering berubah-ubah (sifat manusia)
- sulit direproduksi - lebih lambat - seringkali kurang teliti |
Keuntungan kecerdasan alami :
Kreatif, kemampuan menambah pengetahuan sangat lekat pada jiwa manusia.
Memungkinkan orang menggunakan pengalaman secara langsung.
Pemikiran manusia dapat digunakan secara luas.
Komputasi AI vs Komputasi Konvensional ![]()
| Dimensi | Kecerdasan Buatan | Pemrograman Konvensional |
| Pemrosesan | Mengandung konsep-konsep simbolik | Algoritmik |
| Sifat Input | Bisa tidak lengkap | Harus lengkap |
| Pencarian | Kebanyakan bersifat Heuristik | Biasanya didasarkan pada algoritma |
| Keterangan | Disediakan | Biasanya tidak disediakan |
| Fokus | Pengetahuan | Data & Informasi |
| Struktur | Kontrol dipisahkan dari pengetahuan | Kontrol terintegrasi dengan informasi (data) |
| Sifat Output | Kuantitatif | Kualitatif |
| Pemeliharaan & update | Relatif murah | Sulit |
| Kemampuan menalar | Ya | Tidak |
Soft computing (Lotfi A.Zadeh, 1992) adalah koleksi dari beberapa metodologi yang bertujuan untuk mengeksploitasi adanya toleransi terhadap ketidaktepatan, ketidakpastian dan kebenaran pasial untuk dapat diselesaikan dengan mudah, robustness, dan biaya penyelesaian yang murah.
Soft computing
Soft computing merupakan inovasi baru dalam membangun AI yang memiliki keahlian seperti manusia pada domain tertentu, mampu beradaptasi dan belajar agar dapat bekerja lebih baik jika terjadi perubahan lingkungan.
Unsur-unsur pokok Soft Computing :
- Sistem Fuzzy (mengakomodasi ketidaktepatan)
- Jaringan Syaraf (menggunakan pembelajaran)
- Probabilistic Reasoning (mengakomodasi ketidakpastian)
- Evolutionary Computing (optimasi)





















nambah dalem ni soal Artificial Intelligence, saya juga termasuk penikmat AI, terutama klo lagi maen Football Manager, kan yang dilawan AI, bukan manager lain di klub lawan, semakin sering ane kalah, berarti AI nya lebih pinter dari ane, gitu kali ya…
Very good article u/ pelajaran AI di STTS..
Jika komputer ditaruh dibelakang layar dan manusia yang mong2 ama komp tsb tidak sadar bahwa itu adalah komputer.. Then it’s the perfect AI for computer. Tujuan AI adalah membuat manusia punya partner secerdas Manusia.
seiring perkembangan jaman memang kecerdasan buatan (yang memang dibuat sendiri oleh manusia) telah menempati peran penting dimana peran tersebut telah banyak membantu umat manusia dalam memudahkan dalah setiap hal pekerjaannya. namun jangan sampai kita dihambakan oleh kecerdasan buatan itu sendiri
hatur nuhun mang info2na